PRESENTASI KEPALA SDN PADANGDANGAN I PADA MOMEN ON THE JOB TRAINING (OJT) 2 PEMBELAJARAN MENDALAM BAGI KEPALA SEKOLAH
PRESENTASI KEPALA SDN PADANGDANGAN I PADA MOMEN ON THE JOB TRAINING (OJT) 2 PEMBELAJARAN MENDALAM BAGI KEPALA SEKOLAH
Pada hari Rabu, 17 September 2025, di SDN Karduluk IV Kecamatan Pragaan dilaksanakan kegiatan On the Job Training (OJT) 2 yang menjadi bagian dari rangkaian program Pembelajaran Mendalam bagi Kepala Sekolah yang difasilitasi oleh Ibu Hermin D. (BBGTK Jatim). Kegiatan ini menghadirkan 14 orang kepala sekolah dari sejumlah satuan pendidikan, baik dari daratan dan kepulauan, termasuk Bapak Matrasit, S.Pd, Kepala Sekolah SDN Padangdangan I, Pasongsongan.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Matrasit menyampaikan presentasi dengan tajuk “Implementasi Kolaboratif pada Implementasi Guru dalam Open Class”.
Materi ini menekankan pentingnya budaya kolaborasi di lingkungan sekolah, khususnya dalam penyelenggaraan Open Class sebagai ruang praktik, refleksi, dan pengembangan profesional guru.
Isi presentasinya berangkat dari realitas bahwa guru sering kali bekerja secara individual, padahal keberhasilan pembelajaran akan lebih maksimal jika dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi bersama.
Melalui Open Class, guru tidak hanya menampilkan praktik pembelajaran terbaik, tetapi juga membuka diri untuk menerima masukan dari rekan sejawat. Di titik inilah kolaborasi memainkan peran penting, yaitu: membangun saling percaya, menguatkan refleksi, serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkesinambungan.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan Open Class diukur dari seberapa sempurna jalannya implementasi pembelajaran, ditambah seberapa terbuka guru untuk belajar bersama. Dengan demikian, implementasi kolaboratif memberi dampak ganda, yaitu: meningkatkan kompetensi guru dan menciptakan atmosfer sekolah sebagai komunitas belajar.
Suasana presentasi berlangsung komunikatif, ditandai dengan sejumlah pertanyaan dan tanggapan dari peserta OJT. Para kepala sekolah yang hadir tampak antusias mendiskusikan bagaimana model kolaborasi dapat diterapkan di sekolah masing-masing, terutama dalam menggerakkan semangat guru agar tidak hanya mengajar, tetapi juga terus belajar.
Dari kegiatan ini dapat ditarik kesimpulan tentang pentingnya kolaborasi nyata antar guru dalam pelaksanaan Open Class. Gagasan yang disampaikan selaras dengan semangat Merdeka Belajar, yaitu mengedepankan kemerdekaan guru untuk berinovasi sekaligus membangun ekosistem pembelajaran yang saling mendukung.
Dengan demikian, kegiatan OJT 2 di SDN Karduluk IV bukan sekadar agenda formal, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan sekolah dasar, khususnya melalui kolaborasi guru yang berkelanjutan. [Pak Acit]
Pragaan, 17 September 2025
Komentar
Posting Komentar