WASIAT SYAIKHONA SYUHAIL IMAM DALAM MIMPIKU
WASIAT SYAIKHONA SYUHAIL IMAM DALAM MIMPIKU @hmad Rasyid Malam itu terasa panjang, seolah waktu berjalan lebih lambat dari biasanya. Tubuhku terbaring lemah, diselimuti rasa gamang dan ketakutan akan keadaanku yang saat itu mendapati ujian nikmat sakit stroke. Setiap helaan napas seperti membawa beban, dan setiap gerak kecil terasa menguras tenaga. Dalam sunyi itu, aku mulai memahami bahwa sakit bukan sekadar penderitaan - ia adalah panggilan halus dari Allah agar hamba-Nya kembali menunduk. “Ya Allah…,” bisikku lirih, “jika ini nikmat yang tersembunyi, ajarkan aku cara mensyukurinya.” Di luar, angin malam berbisik pelan. Langit tampak redup, seakan turut merasakan rapuhnya tubuh ini. Aku memejamkan mata, membiarkan diri tenggelam dalam keheningan. Entah kapan tepatnya, antara sadar dan tidak, aku pun memasuki sebuah mimpi yang begitu nyata. Aku sedang duduk-duduk di sebuah tempat yang terang namun menenangkan. Tidak ada rasa sakit, tidak ada kegelisahan. Hanya ketenteraman ...