Postingan

MENELUSURI JEJAK RASULULLAH DI TANAH SU

Gambar
Safari Haji 2026 #15 MENELUSURI JEJAK RASULULLAH DI TANAH SUCI  @hmad Rasyid  Rabu pagi, 3 Juni 2026 atau 17 Dzulhijjah 1447 H, jamaah haji yang tergabung dalam Yayasan KBIH Al Munawaroh Sumenep yaitu jamaah haji kloter 78 melaksanakan safari ziarah ke beberapa tempat bersejarah di sekitar Kota Makkah.  Sekitar pukul 06.00 WAS, rombongan berangkat dari Ma'hd Ar-Ressalah Hotel (410) dengan penuh semangat. Bus melaju melewati jalan tol dan beberapa terowongan yang membelah perbukitan Makkah sebelum tiba di tujuan pertama. Sekitar pukul 06.20, rombongan sampai di Bukit Tsur. Dari dalam bus, pembimbing Lora Mufid menjelaskan sejarah Gua Tsur, tempat Rasulullah ﷺ bersama Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq bersembunyi saat hijrah dari Mekkah menuju Madinah (Yatsrib).  Ketika kaum Quraisy mengejar beliau, Allah memberikan pertolongan dengan menutup mulut gua menggunakan sarang laba-laba ditambah burung merpati yang sedang mengerami telurnya sehingga par...

MENYEMPURNAKAN RUKUN HAJI

Gambar
Safari Haji 2026 #14 MENYEMPURNAKAN RUKUN HAJI  @hmad Rasyid  Alhamdulillah, setelah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji di ARMUZNA (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), kami para jamaah haji mulai kembali menata langkah untuk menyempurnakan rukun haji berikutnya.  Khususnya Jamaah Kloter 78, terlebih yang tergabung dalam Yayasan KBIH Al Munawaroh Sumenep, suasana syukur dan semangat begitu terasa di tengah kelelahan yang masih menyertai. Rukun haji yang masih harus dituntaskan adalah Tawaf Ifadah, Sa'i, dan Tahallul Tsani.  Ketiga rangkaian ini menjadi bagian penting dalam penyempurnaan ibadah haji.  Sebagian kecil jamaah memilih melaksanakannya secara mandiri sesuai kemampuan masing-masing. Namun, Lora Roiq tetap memberikan perhatian penuh kepada seluruh jamaah binaannya.  Beliau memastikan bahwa semua jamaah dapat menyelesaikan ketiga rukun tersebut dengan baik dan tertib. Pelaksanaan dibagi menjadi dua kelompok. Pert...

PELAJARAN BERHARGA DARI LEMPAR JUMRAH

Gambar
Catatan Safari Haji 2026 #14 PELAJARAN BERHARGA DARI LEMPAR JUMRAH  @hmad Rasyid  Pelaksanaan lempar jumrah pada hari Nahar, yaitu Rabu, 10 Dzulhijjah (27 Mei 2026) - para jamaah harus melaksanakan jumrah Aqabah saja. Begitu pula dengan giat jumrah keesokan harinya yang meliputi tiga serangkaian, yaitu ula, wustha, dan aqabah pada har pertama, 11 Dzulhijjah 1447 H (28 Mei 2026), benar-benar menjadi pelajaran berharga bagi kami para jamaah safari haji, khususnya jamaah risiko tinggi yang mengikuti skema haji murur.  Saat itu kami di tenda Mina menyaksikan sendiri bagaimana beratnya perjalanan menuju tempat jumrah, begitu pula sebaliknya. Banyak cerita dan pengalaman yang kami dengar dari jamaah lain yang melaksanakan jumrah sendiri. Ada jamaah yang jatuh pingsan karena cuaca yang sangat panas dan rasa haus yang menyengat. Ada pula yang terpisah dari rombongan hingga tersesat mencari jalan pulang menuju tenda di Mina.  Bahkan sebagian jamaah ada yang harus menahan lap...

ARAFAH: SAAT PASRAH MENJADI IBADAH

Gambar
Catatan Safari Haji 2026 #12 ARAFAH: SAAT PASRAH MENJADI IBADAH @hmad Rasyid  Tanggal 9 Dzulhijjah menjadi hari yang paling dinanti sekaligus paling menggetarkan dalam rangkaian ibadah haji.  Bukankah Rasulullah ﷺ telah menegaskan, Al hajju Arafah—haji itu Arafah. Di sinilah puncak perjalanan, tempat jutaan hati berkumpul dalam doa dan pengharapan. Sejak pagi suasana sudah berbeda. Ada pengumuman resmi dari Kamenhaj berdasarkan informasi dari Kerajaan Arab Saudi bahwa seluruh jamaah tidak diperkenankan keluar dari tenda hingga pukul 04.00 sore karena cuaca yang sangat ekstrem.  Bahkan ditegaskan bahwa petugas tidak bertanggung jawab terhadap jamaah yang tetap memaksakan diri menuju Jabal Rahmah. Jarak dari tenda jamaah Indonesia, khususnya kloter 78, sekitar 2,7 kilometer—bukan jarak yang ringan di tengah panas yang menyengat. Ternyata memang masih ada salah seorang jamaah jamaah yang tetap nekat keluar dan akhirnya harus menerima konse...

LEMPAR JUMRAH (TASYRIK I), IKHTIAR DAN KESABARAN DI MINA

Gambar
Catatan Safari Haji 2026 #13 LEMPAR JUMRAH (TASYRIK I): IKHTIAR DAN KESABARAN DI MINA  @hmad Rasyid  Hari tasyrik pertama, tepatnya, Kamis, 11 Dzulhijjah 1447 H, menjadi salah satu momen penting bagi jamaah haji kloter 78 asal Sumenep bersama jamaah lainnya.  Sejak malam hingga menjelang pagi, suasana Mina tampak hidup. Jamaah bersiap melaksanakan lempar jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah dengan penuh strategi, penuh harap dan beribu doa. Menariknya khusus kloter 78, jamaah Embarkasi Juanda Surabaya asal Sumenep, pelaksanaan tahun ini terbagi dalam dua formasi.  a) Formasi pertama adalah jamaah yang bergabung dalam KBIH Yayasan Al Munawaroh Sumenep di bawah bimbingan Lora Roiq. Mereka memilih strategi tanazul, yakni dengan bergerak lebih awal dari hotel menuju area jamarat sekitar pukul 00.00 dini hari, saat waktu sudah masuk tanggal 11 Dzulhijjah.  Strategi ini dipilih agar perjalanan terasa lebih tenang, tidak terlalu padat, dan jamaah bisa...

MENYIAPKAN DIRI MENJADI TAMU ALLAH DI ARAFAH

Gambar
Catatan Safari Haji 2026 #09 MENYIAPKAN DIRI MENJADI TAMU ALLAH DI ARAFAH  @hmad Rasyid  Dalam Safari Haji 2026, salah satu ikhtiar dari KBIH Al Munawarah Sumenep dalam mempersiapkan para jamaah, bukan hanya secara jasmani tetapi juga secara rohani menjelang puncak ibadah haji di Arafah.  Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026 di lantai IX Hotel Ma'hd Ar-ressalah selesai salat berjamaah Maghrib hal yang menjadi menjadi ruang penguatan ilmu sekaligus penyegaran hati agar para jamaah lebih siap menjalani momentum yang sering disebut sebagai inti dari ibadah haji: Al Hajju Arafah. Materi pertama disampaikan oleh Kiai Novel. Beliau mengingatkan bahwa ketika berada di Padang Arafah, jamaah sebaiknya tidak terlalu sering keluar masuk tenda.  Waktu sejak masuk dzuhur hingga menjelang maghrib merupakan kesempatan yang sangat berharga untuk memperbanyak dzikir dan munajat kepada Allah 'Azza wa Jalla. Dzikir dianjurkan dilakukan di dalam ten...

DETIK-DETIK MENJELANG PUNCAK HAJI

Gambar
Catatan Safari Haji 2026 #10 DETIK-DETIK MENJELANG PUNCAK HAJI Saatnya pasrah, bukan tanda menyerah, gerbang Armuzna sebentar lagi merekah. Arafah memanggil dengan sunyi nan indah, Muzdalifah menanti, Mina menyempurnakan arah. Jutaan jiwa akan larut dalam lautan manusia, melepas nama, gelar, juga segala cerita dunia. Bila raga diperas lelah dan asa mulai sirna, Ya Rabb… gantilah letih ini menjadi lillah semata. Jangan gentar ketika langkah mulai melambat, sebab yang menuntun bukan otot yang kuat. Bisikkan lirih dalam hati yang taat: حسبنا الله ونعم الوكيل نعم المولى ونعم النصير — Engkaulah Penolong, tempat jiwa menambat. Kini Arafah telah tampak di pelupuk mata, waktu terbaik meluruhkan dosa dengan air mata dan doa, وأفوض أمري إلى الله Kami serahkan segala perkara - semoga pulang membawa haji yang mabrur dan jiwa yang bercahaya. اللَّهُمَّ اجْعَلْ سَفَرَنَا سَالِمًا آمِنًا مُبَارَكًا، وَاجْعَلْ حَجَّنَا مَبْرُورًا، وَسَعْيَنَا مَشْكُورًا، وَذَنْبَنَا مَغْفُورًا، وَعَمَلَنَا...