PELAJARAN BERHARGA DARI LEMPAR JUMRAH

Catatan Safari Haji 2026 #14

PELAJARAN BERHARGA DARI LEMPAR JUMRAH 
@hmad Rasyid 


Pelaksanaan lempar jumrah pada hari Nahar, yaitu Rabu, 10 Dzulhijjah (27 Mei 2026) - para jamaah harus melaksanakan jumrah Aqabah saja. Begitu pula dengan giat jumrah keesokan harinya yang meliputi tiga serangkaian, yaitu ula, wustha, dan aqabah pada har pertama, 11 Dzulhijjah 1447 H (28 Mei 2026), benar-benar menjadi pelajaran berharga bagi kami para jamaah safari haji, khususnya jamaah risiko tinggi yang mengikuti skema haji murur. 

Saat itu kami di tenda Mina menyaksikan sendiri bagaimana beratnya perjalanan menuju tempat jumrah, begitu pula sebaliknya. Banyak cerita dan pengalaman yang kami dengar dari jamaah lain yang melaksanakan jumrah sendiri.

Ada jamaah yang jatuh pingsan karena cuaca yang sangat panas dan rasa haus yang menyengat. Ada pula yang terpisah dari rombongan hingga tersesat mencari jalan pulang menuju tenda di Mina. 

Bahkan sebagian jamaah ada yang harus menahan lapar dan haus berjam-jam karena sulit menemukan jalan kembali. 

Mendengar dan melihat semua itu membuat kami banyak berpikir dan bersyukur. Karena kondisi tersebut, pelaksanaan jumrah kami dibadalkan kepada jamaah lain. 

Awalnya, ada pertimbangan apakah kami akan mengikuti nafar awal atau nafar tsani. Setelah bermusyawarah dan mempertimbangkan kondisi kesehatan serta beban yang harus ditanggung para pembadal jumrah, akhirnya kami memutuskan mengikuti nafar awal.

Keputusan itu terasa paling bijaksana. Selain menjaga kesehatan, kami juga tidak ingin menambah berat tugas orang lain yang membantu membadalkan jumrah kami.
Alhamdulillah, pada hari tasyrik kedua, Jumat 12 Dzulhijjah 1447 H, kami bersama jamaah Kloter 78 sama-sama meninggalkan Mina dengan pilihan nafar awal pada sekitar pukul 09.00 WAS.

Hal itu pula sesuai inisiatif brilian dari ketua kloter 78, Bapak Said Syamsuri yang telah berkoordinasi dengan pihak Syarikah bahwa bus yang disiapkan untuk mengangkut jamaah pulang ke hotel diharapkan sudah stand by pada 08.00 pagi, atau sekitar 1 jam setelah jamaah melaksanakan jumrah hari tasyrik kedua, 12 Dzulhijjah (29 Mei 2026).

Setibanya di hotel/maktab Ma’had Ar-Ressalah Hotel, kami segera berinisiatif menyempurnakan rangkaian rukun haji dengan melaksanakan tawaf ifadah, sa’i, dan tahallul tsani. 

Rasanya lega, haru, sekaligus penuh syukur karena Allah masih memberi kekuatan hingga seluruh rangkaian dapat dijalani dengan baik, insyaallah.

Terima kasih, Ya Allah atas perlindungan, kesehatan, dan kemudahan yang Engkau berikan dalam perjalanan haji kami tahun ini.

Mekkah, 29 Mei 2026 
#BerbagiItuIndah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PRESENTASI KEPALA SEKOLAH SDN PADANGDANGAN I DALAM MOMEN OJT 1 PEMBELAJARAN MENDALAM

ILHAM, ANAK YANG MENGUATKAN

LEMPAR JUMRAH (TASYRIK I), IKHTIAR DAN KESABARAN DI MINA