MENYUSURI JEJAK CINTA DI AWAL DZULHIJJAH
Catatan Safari Haji 2026 #04
MENYUSURI JEJAK CINTA DI AWAL DZULHIJJAH
@hmad Rasyid
Senin, 18 Mei 2026 atau bertepatan dengan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriyah menjadi salah satu hari yang berkesan bagi para jamaah yang tergabung dalam KBIH Al Munawarah Sumenep.
Dalam suasana pagi yang masih sunyi, tepat pukul 02.00 dini hari, rombongan yang dipimpin langsung oleh Lora Roiq memulai perjalanan safari haji dari Hotel Ma’hd Ar-Ressalah yang berada di sektor 4 kawasan Raudhah.
Langkah demi langkah terasa ringan meski malam belum sepenuhnya berlalu. Tujuan pertama adalah menunaikan salat Subuh berjamaah di Masjidil Haram, tepat di pelataran dan halaman luar masjid.
Di tempat yang menjadi pusat kerinduan umat Islam sedunia itu, para jamaah larut dalam kekhusyukan, menyambut awal bulan haji dengan doa dan harapan terbaik.
Usai salat, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Masjid Jin. Di tempat ini, Lora Roiq menyampaikan kisah tentang peristiwa yang melatarbelakangi penyebutan Masjid Jin—sebuah pengingat bahwa dakwah Rasulullah ï·º menjangkau seluruh makhluk dengan kelembutan dan petunjuk.
Perjalanan berlanjut dengan long march menuju Maqbarah Jannatul Ma'la. Di sana jamaah mendengarkan penjelasan mengenai para tokoh mulia yang dimakamkan, di antaranya Khadijah binti Khuwailid, istri tercinta Rasulullah ï·º yang menjadi pendamping dalam masa-masa awal perjuangan Islam.
Disebut pula sosok ulama Indonesia, KH Maimun Zubair, yang dimakamkan di kawasan tersebut dan tetap berada di tempat pemakamannya.
Di sela perjalanan, para jamaah mengabadikan momen melalui foto bersama. Bukan sekadar dokumentasi, tetapi sebagai penanda syukur atas kesempatan yang belum tentu hadir kembali.
Dengan panjangnya antrean haji di Indonesia dan terbatasnya kuota visa dari Arab Saudi, perjalanan ini terasa semakin bernilai.
Semoga safari haji ini tidak hanya menjadi perjalanan fisik, tetapi juga menumbuhkan cinta yang semakin indah kepada Rasulullah Muhammad ï·º, sehingga setiap langkah di Tanah Suci menjadi jejak rindu yang terus hidup dalam hati para jamaah.
Mekkah, 18 Mei 2026 (1 Dzulhijjah 1447)
#BerbagiItuIndah
Komentar
Posting Komentar