PEMBIASAAN SALAT DZUHUR BERJAMAAH SEBAGAI PENGUATAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA
Catatan Kecil Kepala Sekolah*)
PEMBIASAAN SALAT DZUHUR BERJAMAAH SEBAGAI PENGUATAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA
@hmad Rasyid
Kegiatan kokurikuler yang terafiliasi dengan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIS) di SDN Padangdangan I ini diwujudkan melalui program salat Dzuhur berjamaah yang diikuti oleh siswa kelas 4 sampai dengan kelas 6. Program ini dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual peserta didik.
Dalam pelaksanaannya, mengingat sebagian besar guru berstatus perempuan, maka yang bertindak sebagai imam salat adalah Bapak Matrasit (Kepala Sekolah) serta Bapak Habibullah selaku guru kelas 3.
Kegiatan ini telah berlangsung cukup lama dan menjadi salah satu budaya positif di lingkungan sekolah. Melalui pembiasaan salat berjamaah, siswa tidak hanya diajarkan aspek ibadah secara praktis, tetapi juga dilatih untuk memiliki kedisiplinan, kebersamaan, serta rasa tanggung jawab dalam menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim.
Hal ini menjadi bagian penting dalam menumbuhkembangkan kecerdasan spiritual yang seimbang dengan kecerdasan intelektual dan sosial.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa salat berjamaah memiliki nilai keutamaan yang tinggi. Sebaiknya tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, peran orang tua sangat dibutuhkan dalam mengawasi dan membimbing anak-anak agar tetap konsisten menjalankan kebiasaan baik ini di rumah.
Dengan adanya kegiatan salat Dzuhur berjamaah, diharapkan terbentuk karakter siswa yang lebih baik, baik dalam hubungannya dengan Tuhan, diri sendiri, maupun lingkungan sosialnya. Program ini menjadi langkah nyata dalam membangun generasi yang berakhlak mulia.
Pasongsongan, 4 Mei 2026
#SDNPadtuJaya
#BerbagiItuIndah
Komentar
Posting Komentar