JAMARAT
Sketsa Artefak #03
JAMARAT*)
Sejarah jamarat berkaitan dengan rangkaian ibadah haji yang meneladani peristiwa Nabi Ibrahim as. saat menjalankan perintah Allah.
Dalam riwayat Islam, ketika Nabi Ibrahim diperintahkan Allah untuk melaksanakan pengorbanan yang sangat berat, setan berusaha menggoda dan menghalangi beliau agar tidak taat. Setan disebut datang di beberapa titik perjalanan di kawasan Mina.
Atas petunjuk dari Malaikat Jibril, Nabi Ibrahim melempar setan dengan batu-batu kecil sebagai simbol penolakan terhadap godaan tersebut. Peristiwa itu kemudian menjadi asal-usul ibadah lempar jumrah.
Tiga lokasi yang dikenal dalam ibadah haji sekarang adalah:
a) Jamarat al-Sughra / Al ula → Jumrah kecil (ula)
b) Jamarat al-Wusta → Jumrah tengah
c) Jamarat al-Aqabah → Jumrah besar
Makna melempar jumrah bukan melempar setan secara harfiah, tetapi menjadi simbol:
a) menolak godaan,
b) melawan hawa nafsu,
c) meneguhkan ketaatan kepada Allah,
d) meneladani keteguhan Nabi Ibrahim.
Di masa sekarang, lokasi jamarat di Mina telah berkembang menjadi kompleks bertingkat yang luas agar jutaan jamaah haji dapat melaksanakan ritual dengan lebih aman dan tertib.
*) Sumber ChatGPT
Komentar
Posting Komentar