Padhana Lebbi Sodhu Korang Tajin

#08 SERI PAREBASAN MADURA

Padhana Lebbi Sodhu Korang Tajin 

Lulusan perguruan tinggi terlebih sekolah menengah atas, baik negeri ataupun swasta setiap tahunnya sebegitu banyak. Baginya tidak serta merta mendapatkan atau dapat menyiapkan lapangan kerja bagi yang lain. Sekalipun lulusan sekolah kejuruan harus berlomba meraih peluang kerja yang dinilainya prospektif. Naif, apabila peluang tersebut tak dapat diraih, sebegitu mudah status "pengangguran" disandangnya. Yang lebih sadis, disebutnya sebagai sampah masyarakat, apabila yang dominan prilaku ubnormal. 

Sebagian dari solusi menemuarahkan pencari kerja yaitu pasar tenaga kerja (PTK). Yaitu wadah bagi seluruh aktifitas pelaku pasar yang produktif dalam memberikan solusi bagi pencari dan penyedia kerja. Lembaga ini bertujuan untuk mengoordinasikan antar keduanya. Yaitu tempat bertemunya pembeli dan penjual. Pembeli, orang yang menyediakan pekerjaan (perusahaan) sedangkan pihak penjual si pencari kerja itu sendiri. Kriteriapun yang berkaitan dengannya sangat ketat dan transparan. Bila didasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) per Pebruari 2020 angka kenaikan jumlah pengangguran dari tahun sebelumnya dalam kurun waktu yang sama mencapai 60.000 orang. Adapun total pengangguran secara nasional sebesar 6,88 juta orang. Angka dominan dari lulusan SMK. Angka itu dihitung sebelum masa pandemi corona. 

Peta distribusi pengangguran yang demikian seiring dengan peribahasa Madura "Padhana lebbi sodhu korang tajin". Dimaksudkan, kebanyakan sendok daripada bubur. Kurangnya lapangan kerja sangat tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja. Terlebih di masa pandemi ini, menjadi fakta betapa banyaknya PHK yang akan menambah drastisnya angka pengangguran di Bumi Pertiwi ini. Entah apa solusinya dan sampai kapan akan terjadi? Wallahu a'lamu bish-shawab. #ArtikelTigaAlinea #by. Ahmad Rasyid #Ambunten, 24 Juli 2020

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEMBAHYANG MAGHRIB BERSAMA SYAIKHONA

SENJA DI KAMAR NOMOR DELAPAN

ANTARA GURU ATAU PEGAWAI