Postingan

DETIK-DETIK MENUJU ARAFAH: BELAJAR SABAR, MENJEMPUT PUNCAK HAJI

Gambar
Catatan Safari Haji 2026 #11 DETIK-DETIK MENUJU ARAFAH: BELAJAR SABAR, MENJEMPUT PUNCAK HAJI  @hmad Rasyid  Hari yang ditunggu itu akhirnya tiba. Hari ketika langkah-langkah kecil kami diarahkan menuju Padang Arafah, tempat jutaan doa dipanjatkan dan puncak ibadah haji dimulai. Sejak pukul 10.00 pagi, Senin, 25 Mei 2026 kami sudah bersiap. Barang dirapikan, hati dikondisikan, dan doa mulai dilangitkan. Namun ternyata perjalanan tidak langsung dimulai. Antrian yang begitu panjang membuat keberangkatan baru terlaksana pukul 03.20 WAS. Di situlah pelajaran pertama hari ini terasa begitu nyata: sabar. Berjam-jam menunggu ternyata bukan sekadar jeda, tetapi ruang latihan untuk menerima ketentuan Allah dengan hati yang lapang. Perjalanan pun dimulai. Jamaah diatur per rombongan, sekitar 50 orang dalam satu kelompok. Bus bergerak perlahan. Di sepanjang perjalanan, lantunan tarbiyah mengalun. Ada yang melafalkan dzikir, ada yang diam memandang jendela, ada pula...

JANNATUL MA’LA (MAQBARAH AL-MA’LA)

Gambar
Sketsa Artefak #05 JANNATUL MA’LA (MAQBARAH AL-MA’LA)*) Jannatul Ma’la (Maqbarah Al-Ma’la) adalah pekuburan bersejarah di kota suci Makkah.  Dalam bahasa Arab sering disebut Jannat al-Mu‘allā (جنة المعلاة), yang secara makna sering dipahami sebagai “tanah tinggi” atau kawasan yang ditinggikan.  Sejak masa sebelum Islam hingga masa Rasulullah ﷺ, tempat ini telah menjadi lokasi pemakaman penduduk Makkah. A. Sejarah Jannatul Ma’la Jannatul Ma’la memiliki kedudukan penting karena menjadi tempat dimakamkannya banyak keluarga dan sahabat Rasulullah ﷺ. Tokoh-tokoh yang dimakamkan di sana antara lain: a) Khadijah binti Khuwailid — istri Rasulullah ﷺ, pendamping beliau pada masa awal dakwah, dan termasuk orang pertama yang beriman. b) Qasim bin Muhammad — putra Rasulullah ﷺ yang wafat saat masih kecil. c) Beberapa anggota keluarga Bani Hasyim serta sejumlah tokoh awal Islam menurut riwayat sejarah. Khusus makam Sayyidah Khadijah, tempat itu sejak dahulu menjadi tujuan banya...

JAMARAT

Gambar
Sketsa Artefak #03 JAMARAT*) Sejarah jamarat berkaitan dengan rangkaian ibadah haji yang meneladani peristiwa Nabi Ibrahim as. saat menjalankan perintah Allah. Dalam riwayat Islam, ketika Nabi Ibrahim diperintahkan Allah untuk melaksanakan pengorbanan yang sangat berat, setan berusaha menggoda dan menghalangi beliau agar tidak taat. Setan disebut datang di beberapa titik perjalanan di kawasan Mina. Atas petunjuk dari Malaikat Jibril, Nabi Ibrahim melempar setan dengan batu-batu kecil sebagai simbol penolakan terhadap godaan tersebut. Peristiwa itu kemudian menjadi asal-usul ibadah lempar jumrah. Tiga lokasi yang dikenal dalam ibadah haji sekarang adalah: a) Jamarat al-Sughra / Al ula → Jumrah kecil (ula) b) Jamarat al-Wusta → Jumrah tengah c) Jamarat al-Aqabah → Jumrah besar Makna melempar jumrah bukan melempar setan secara harfiah, tetapi menjadi simbol: a) menolak godaan, b) melawan hawa nafsu, c) meneguhkan ketaatan kepada Allah, d) meneladani keteguhan Nabi Ibrahim. Di masa...

PERBEDAAN KEUTAMAAN SALAT DI MASJIDIL HARAM DENGAN DI TANAH HARAM (Wilayah Haram Makkah)

Gambar
Sketsa Artefak #04 PERBEDAAN KEUTAMAAN SALAT DI MASJIDIL HARAM DENGAN DI TANAH HARAM (Wilayah Haram Makkah)*) Dalam kajian fikih dan hadis, keduanya (Masjidil Haram dan Tanah Haram) dibedakan. 1. Keutamaan salat di Masjidil Haram Ada hadis yang sangat masyhur: Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda: > “Satu salat di masjidku ini lebih utama daripada seribu salat di masjid lain, kecuali Masjidil Haram. Dan satu salat di Masjidil Haram lebih utama daripada seratus ribu salat di tempat lainnya.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah, dinilai sahih oleh banyak ulama) ~ Mayoritas ulama memahami bahwa pahala kelipatan yang sangat besar ini terkait dengan salat yang dilakukan di Masjidil Haram. Lalu muncul pertanyaan: 1. Apakah yang dimaksud hanya bangunan masjid sekarang atau seluruh kawasan haram? 2. Apakah pahala 100.000 kali berlaku untuk seluruh Tanah Haram? Di sini ada perbedaan pendapat ulama. ✓ Pendapat pertama (lebih masyhur): keutamaan 100.000 kali khusus untuk Masjidil Hara...

MENAPAKI ARMUZNA DENGAN IKHTIAR DAN TENANG

Gambar
Catatan Safari Haji 2026 #08 MENAPAKI ARMUZNA DENGAN IKHTIAR DAN TENANG  @hmad Rasyid  Alhamdulillah, menjelang pelaksanaan ARMUZNA (Arafah – Muzdalifah – Mina), kami penulis termasuk jamaah berisiko tinggi telah menyiapkan langkah dengan lebih matang, tenang, dan sesuai arahan pembimbing dari KBIH Al Munawaroh, Sumenep, Lora Roiq..  Dari berbagai penjelasan dan musyawarah, kami sepakat memilih skema murur agar ibadah tetap dapat ditunaikan dengan aman dan nyaman. Insya Allah, saat puncak haji nanti kami akan mengikuti rangkaian mulai tanggal 9 Dzulhijjah di Arafah, kemudian melintasi Muzdalifah, lalu menuju Mina sesuai pengaturan yang telah ditetapkan.  Untuk pelaksanaan lontar jumrah pada tanggal 10, 11, dan 12 Dzulhijjah, kami mengambil pilihan untuk diwakilkan, sebagai bentuk rukhsah dan kemudahan bagi jamaah yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Sementara itu, pada tanggal 13 Dzulhijjah kami berencana mengambil nafar tsani. Pada hari tersebut, in...

BELAJAR MEMAHAMI PERAN PETUGAS, MENJAGA KEKHUSYUKAN JAMAAH

Gambar
Catatan Safari Haji 2026 #07 BELAJAR MEMAHAMI PERAN PETUGAS, MENJAGA KEKHUSYUKAN JAMAAH @hmad Rasyid  Safari Haji 2026 memberi pelajaran yang sederhana tetapi sangat berkesan. Selama ini mungkin saya mengira tugas petugas haji hanya mendampingi jamaah saat berpindah tempat atau membantu ketika ada kendala. Namun sekarang saya mulai memahami bahwa tugas pokok petugas haji jauh lebih besar dan terstruktur. Tujuan utamanya ternyata sangat jelas: memastikan seluruh jamaah dapat menuntaskan ibadah umrah wajib dan menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji sesuai dengan syariah. Di balik kelancaran itu, ada banyak unsur yang bekerja sesuai fungsi masing-masing.  Di dalam satu kloter, masing-masing petugas memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. Ketua kloter bertugas mengoordinasikan perjalanan dan kebutuhan jamaah.  Dokter serta perawat kloter menjaga kesehatan agar jamaah tetap mampu menjalankan ibadah.  Pembimbing ibadah kloter hadir ...

MOTIVASI: MENJAGA TENAGA UNTUK PUNCAK IBADAH HAJI

Gambar
Catatan Safari Haji 2026 #06 MOTIVASI: MENJAGA TENAGA UNTUK PUNCAK IBADAH HAJI @hmad Rasyid  Jumat kedua di Mekkah terasa sedikit berbeda. Sejak Kamis pagi, 21 Mei 2026 para jamaah KBIH Al Munawaroh mendapatkan himbauan dari Ketua KBIH, Lora Roiq, agar tidak memaksakan diri melaksanakan salat Jumat di Masjidil Haram esok hari.  Bukan bermaksud untuk mengurangi semangat ibadah, tetapi lebih kepada menjaga keselamatan dan kesiapan menghadapi puncak haji yang semakin dekat. Beliau menyampaikan bahwa kondisi jamaah di Masjidil Haram saat ini sangat padat. Risiko tersesat arah, terpisah dari rombongan, dan atau terhimpit oleh lautan manusia menjadi pertimbangan yang harus dipikirkan dengan bijak.  Sebagai gantinya, salat Jumat dan berjamaah salat lima waktu diarahkan dilaksanakan di halaman depan lantai 9 Hotel 410 (Mahd Arressalah Hotel). Dalam kesempatan itu, banyak penjelasan penting disampaikan mengenai pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. B...