MENCINTAI RASULULLAH: JALAN MENUJU KEMULIAAN
MENCINTAI RASULULLAH: JALAN MENUJU KEMULIAAN Oleh: KH Thaifur Ali Wafa (Di hadapan Jamaah Jumat Manis Masjid Al-Alawy Ambunten Timur, 25 September 2025) Mencintai Rasulullah ﷺ bukanlah sekadar pengakuan lisan, melainkan sebuah sikap batin yang menumbuhkan rasa syukur, penghormatan, dan ketaatan. Dalam setiap aspek kehidupan, kehadiran Rasulullah menjadikan sesuatu bernilai mulia. Para ulama bahkan menyebut, ‘Arsy menjadi mulia sebab bersentuhan dengan Rasulullah, dan tanah Madinah—tempat beliau dimakamkan—lebih mulia daripada tanah lain di bumi, bahkan lebih utama dibanding Ka‘bah. Semua kemuliaan itu hakikatnya berasal dari Allah, sebagai bentuk pemuliaan terhadap kekasih-Nya. Pemuliaan Allah terhadap Rasulullah Berbeda dengan para nabi yang lain, Allah tidak pernah memanggil Rasulullah dengan namanya langsung. Allah menyapanya dengan penuh penghormatan: “Yā ayyuhan-nabī...” atau “Yā ayyuhar-rasūl...”. Hal ini memberi pelajaran besar bahw...